
Produsen ponsel super mewah, Vertu dikabarkan bakal mengucapkan selamat
tinggal kepada sistem operasi Symbian. Vertu akan beralih ke sistem
operasi
mobile buatan Google, Android.
Vertu yang
terkenal dengan ponsel-ponsel mewah dan mahal adalah mantan anak
perusahaan Nokia. Beberapa waktu yang lalu, Nokia telah memutuskan untuk
menjual perusahaan tersebut. Kabarnya, Nokia telah setuju melepas Vertu
ke EQT Vi, kelompok Ekuitas swasta Eropa Utara.
Menurut kabar
lainnya, Vertu pun akan memilih Anssi Vanjoki sebagai CEO perusahaan
tersebut. Vanjoki merupakan salah satu mantan petinggi Nokia.
Mengapa Vertu dikabarkan lebih memilih menggunakan Android dibandingkan sistem operasi
mobile lain, seperti Windows Phone? Menurut
Android Authority, hal tersebut kemungkinan besar terjadi karena ada masalah "dendam" antara Vanjoki dengan Nokia.
Saat
mengundurkan diri, Vanjoki sempat menyebutkan salah satu alasan di
balik keputusannya tersebut. Vanjoki menyalahkan Nokia yang lebih
memilih mengangkat Stephen Elop, yang saat itu sedang bekerja untuk
Microsoft, dibandingkan dirinya yang telah lama berdedikasi kepada
Nokia.
Akhirnya, Nokia, di bawah pimpinan Elop, banyak "membuang"
sistem operasi yang sedang dikembangkan, seperti Meego dan Symbian.
Nokia pun lebih memilih Windows Phone, sistem operasi buatan perusahaan
yang baru ditinggalkan oleh Elop.
Oleh karena itulah, masih menurut
Android Authority, Vanjoki enggan memilih Windows Phone sebagai sistem operasi ponsel-ponsel Vertu.
Hingga saat ini, Vertu baru merilis satu
smartphone dengan fitur
full touchscreen. Dengan rencana penggunaan Android ini, kemungkinan besar Vertu akan merilis banyak seri
smartphone dengan fitur tersebut.